Hubungi RRI Sabang

Email: rrisabang@gmail.com
SMS : 0823 6556 9474
Telp : 0652-3324888,0652-3324444
HP : 0823 6556 9464

Audio Streaming


Get the Flash Player to see this player.


Dengarkan di WINAMP

Sekapur Sirih

Aneka Kostum Unik , Warnai Seniman Muda Kota Sabang galang dana untuk Korban Bencana Alam

Sabang  Aksi yang diwarnai mengusung Spanduk Penggalangan dana untuk Korban Longsor dan Banjir di Kota Sabang ini menarik perhatian Masyarakat di sekitar Jalan Perdagangan dan sekitarnya. Dengan mengenakan aneka Kostum bergaya gotik, Futuristik bahkan Vampire, sejumlah anak Muda yang menamakan diri Seniman Sabang ini mengitari ruas jalan Perdagangan dan sekitarnya. Selain itu beberapa diantaranya mengusung sebuah Spanduk Putih  bertuliskan Seniman Sabang Berbuat, Aksi Solidaritas penggalangan Dana Korban banjir dan Tanah Longsor di Sabang.   Koordinator aksi Aulia Riza mengungkapkan kegiatan ini merupakan rangkaian dari Aksi Seniman Sabang bergerak yang dilaksanakan secara Marathon hingga Januari nanti. Selain penggalangan dana kata Aulia, pihaknya ingin menunjukkkan bahwa Seniman juga Peduli pada Permasalahan Sosial termasuk Musibah Bencana Alam. 

 " ini adalah aksi penggalangan dana untuk korban longsor dan banjir di Kota Sabang, kita ingin menjadikan Seniman Sabang menjadi ikon penggerak Kepedulian Sosial, kita adakan panggung apresiasi di Pasar dengan Mobil truk terbuka" jelasnya kepada RRI Rabu (31/12/2014).


Dikatakan Aulia panggung apresiasi di lanjutkan pada sore harinya di Kawasan Sabang Fair, sedangkan pada tanggal 1 Januari akan diadakan Suguhan Musik di Kawasan Wisata Pantai Iboih serta pada puncaknya  saat Apel di Kantor Walikota hari Senin 5 Januari, pihaknya akan melaporkan secara jelas mengenai dana yang terkumpul dan Mekanisme Penyaluran Bantuan. (Mahfud/Mj)


[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Cegah peningkatan DBD Masyarakat Kecamatan Sukajaya Sabang dihimbau laksanakan 3M secara Kontinyu

Sabang Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditangani 2 Puskesmas di Kecamatan Sukajaya yakni UPTD Sukajaya dan Puskesmas Cot Ba’u cendrung meningkat. Dari Nol Kasus pada tahun lalu tercatat 3 orang penderita pada bulan November di Puskesmas Cot Ba’u dan 29 Kasus pada Bulan November di Puskesmas UPTD Sukajaya di Kawasan Balohan dan 16 diantaranya harus menjalani rawat Inap. Peningkatan Kasus Demam Beradarah di Kawasan Kecamatan Sukajaya ini seiring dengan masuknya musim penghujan yang melanda Pulau Weh. Petugas Surveylen Puskesmas Sukajaya Kurnia Lazuardi Selasa (30/12/2014) menyebutkan pihaknya sebenarnya sudah melakukan sejumlah antisipasi diantaranya Penyuluhan, pembagian Abatyl. Sekalipun Kasus DBD tahun ini termasuk dalam jumlah menengah kedepan selain akan melakukan peningkatan penyuluhan ia berharap Prilaku Masyarakat dalam menangani Pencegahan juga harus terus dilakukan. 


" dari angka kasus 30 kebawah itu katagori sedang, kita akan terus melakukan pola 3 M itu, dan masyarakat harus sering melaksanakan gotong royong karena selama ini menurut saya mulai berkurang" ungkapnya. 


Sementara itu Kepala Ruangan Puskesmas Kecamatan Sukajaya Dewina AMD Kep, mengakui pada bulan November Kasus DBD menempati urutan tertinggi yang dirawat inap dan dirujuk ke RSUD Sabang oleh pihaknya, dan pasien yang masuk beragam  dari anak-anak sampai orang dewasa.  


"dalam bulan sebelas sampai dua belas itu hampir 30 kasus, selain kita rawat juga kita rujuk ke rumah sakit umum, tahun kemarin sama sekali tidak ada" tambahnya.
Sekalipun kata Dewina Kasus DBD yang di tangani belum sampai pada tahap merenggut nyawa, namun ia berharap seluruh masyarakat tetap menjaga Kebersihan lingkungan dengan pola 3 M tetap dilaksanakan yakni dengan Menguras Bak Mandi, mengubur kaleng bekas dan menutup wadah air. (Mahfud/Mj)

[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Pagelaran Seni Budaya di Sabang Berlangsung Meriah

Sabang : Pagelaran Taman Ria atau dulu dikenal dengan Taman Gembira di Kota Sabang, berlangsung semarak dengan suguhan dari beragam Karya Seni Budaya yang ditampilkan Anak-anak Muda yang berasal dari berbagai genre Seni di daerah setempat.  

Acara ini diharapkan sebagai bentuk awal Penyaluran Potensi Seni dan Budaya dari Anak Muda, disamping itu dan putra-putri yang memiliki Potensi itu, dapat tetap berkreatifitas di daerahnya. Ketua Pelaksana Acara Aulia Riza mengungkapkan hal itu, saat ditemui RRI di sela-sela pelaksanaan acara tersebut.


"Anak-anak Sabang yang berpotensi dengan kesempatan ini dapat mengolah bakatnya, mudah-mudahan ini dapat berlangsung kontinyu dengan konsep yang berbeda, dengan demikian kita inginkan Sabang juga dapat dikenal dengan anak-anak Muda yang Progresif," ungkapnya, Minggu (28/12/2014).


katanya, dari sini juga dapat digali kembali kekayaan tradisi yang merupakan Identitas Sabang, dan selama ini sudah jarang terekspose. Aulia yang juga Mahasiswa Sospol semester awal ini juga berpesan agar Komunitas Seni dan Budaya, khususnya dari Generasi Muda dapat lebih didukung, dan diberikan kesempatan untuk membangung Seni di daerahnya.   


Walikota Sabang Zulkifli H. Adam mengharapkan seluruh unsur di daerah ini dapat mendukung perkembangan dan Pelestarian Budaya di Sabang, selain itu ia juga  mengapresiasi acara yang di laksanakan oleh kaum muda ini.  

Sejumlah kelompok dan komunitas seni tampil munjuk kebolehan diantaranya Sanggar Tari Bungong Jeumpa, Meurandeh Band, Paduan Suara U’ Dara, Komunitas Seni Air, dan First Movie Sabang. Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan Pemutaran Film dari Komunitas First Movie Sabang, dan Penandatanganan bersama sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan dan Kelestarian Seni dan Budaya di Kota Sabang, yang secara simbolis dilakukan oleh Sekda Kota Sabang dan diikuti oleh seluruh masyarakat. (Mahfud/KBRN/Mj)
[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Peringati 1 Dekade Tsunami Aceh, RRI SP Sabang Gelar Do’a Bersama

Sabang Mengenang 10 tahun silam bencana gempa dan tsunami Aceh Jum’at, 26/12/2014, RRI Sp Sabang bersama anak yatim serta warga dilingkungan kantor RRI SP Sabang, mengggelar kegiatan Do’a bersama di pelataran ruang lobby gedung RRI Studio Produksi Sabang.

Do’a bersama ini ditujukan kepada arwah korban bencana gelombang pasang tsunami, yang menghempas sebagian besar pesisir pantai Aceh hingga Pulau Sabang dan sekitarnya.

RRI sebagai salah satu media publik milik rakyat Indonesia, berharap, “peringatan 10 tahun tsunami ini selain bukan sekedar acara serimonial saja, tetapi juga harus dijadikan teladan dan pembelajaran buat generasi penerus, lewat bimbingan agama dan pendidikan kebencanaan”, ujar Koordinator RRI Sabang, Drs Mirzan Yusuf dalam kultum singkatnya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Kepala Bagian Keistimewaan Aceh Sekretariat Kota sabang T. Zulkifli SE dan perwakilan dari Radio Suara sabang (RAS FM) serta fans club RRI Sabang. (Hadi/Mj)


[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Curah Hujan Semakin Tinggi Akibatkan Banjir dan Longsor Semakin Meluas di Sabang



Sabang : Akibat hujan yang tak kunjung henti sejak tiga hari lalu mengakibatkan musibah banjir dan longsor semakin meluas di Sabang seperti yang terjadi di kawasan Balohan yang mengalami banjir bandang, kawasan Tapak Gajah dua rumah terendam banjir hingga dada orang dewasa, kawasan Paya Seunara ratusan rumah dimasuki aliran air gunung yang cukup deras, kawasan jalan menuju wisata Anoi Itam terputus, serta jalan utama menuju kawasan tempat wisata Iboih ditutup untuk sementara mengingat longsor yang terjadi terus menerus sehingga warga dan wisatawan yang hendak ke lokasi itu harus melewati jalan alternatif yang lebih jauh dan sempit dan satu rumah milik warga terhempas ombak hingga ambruk bagian dapur namun hingga kini tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Demikian di jelaskan Kepala Badan penanggulangan bencana daerah BPBD Sabang Zakaria Albahri.

Menurut pantauan RRI di lokasi kejadian hingga kini relawan gabungan dibawah payung BPBD terus bertambah termaksud bantuan komunikasi.

Sementara menurut informasi yang kami terima dari sejumlah relawan, sebagian masyarakat masih enggan meninggalkan rumah serta sebagian warga yang rumahnya masih terendam banjir yang tinggi memilih mengungsi di rumah tetangga dan kerabatnya, namun untuk kawasan balohan telah didirikan dapur umum oleh pihak relawan dan masyarakat setempat. (Razie/Mj)

[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Peringatan 10 Tahun Tsunami Aceh, JK: Kita Berhasil Melewati Ujian

Banda Aceh : Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri peringatan 10 tahun bencana gempa dan tsunami. Acara puncak dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh. Sebelum memulai sambutannya, Wapres mengajak hadirin dan masyarakat Indonesia berdoa sejenak dengan membacakan Surah Al-Fatihah.

Wapres mengatakan, peringatan 10 tahun bencana tsunami dapat menjadi pelajaran bahwa yang menimpa masyarakat Aceh adalah ujian, dan Indonesia berhasil melewati ujian tersebut.  

“Bukan berarti kita duduk memperingati dan sedih, tetapi menjadi pelajaran bahwa ujian dari Allah telah kita lalui. Ujian apapun harus kita selesaikan dengan sebaik-baiknya. Kita menyadari bahwa bencana tsunami 10 tahun lalu merupakan bencana terbesar di dunia,” kata Jusuf Kalla  saat memberi sambutan pada Hari Puncak Peringatan 10 Tahun Aceh pasca Tsunami, Jumat (26/12/2014).  

Wapres mengatakan, kala gempa 9,2 pada Skala Richter (SR) dan diikuti tsunami, Aceh porak-poranda. Negara-negara lain bingung dengan apa yang terjadi di Tanah Rencong itu. Lalu, Jusuf Kalla menghubungi Plt Gubernur Provinsi Aceh, Azwar Abubakar, namun yang bersangkutan justru berada di Jakarta.

“Gubernur ada di Jakarta acara silaturahmi. Panglima TNI juga tidak bisa dihubungi, semua tidak bisa dihubungi. Saya tidak bisa bayangkan apa yang dirasakan masyarakat Aceh, yaitu sedih, ketakutan dan trauma ujarnya”.  

Pada hari pertama tsunami menghantam Aceh pada 26 Desember 2004, JK mendapatkan laporan korban meninggal 60 orang, lalu ia melaporkan kepada Presiden kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono, yang tengah berada di Papua. Jumlah korban meninggal terus berubah menjadi 5.000, 50.000, hingga akhirnya mendekati 200.000 jiwa.  

Pada kesempatan itu, Wapres Jusuf Kalla menyampaikan ucapan terima kasih kepada negara-negara  seperti Amerika Serikat, Singapura, Malaysia dan negara-negara Timur Tengah, atas kontribusi mereka dalam penanganan pasca bencana tsunami Aceh.  

“Itulah kebersamaan yang luar biasa. Saya kira, tidak ada operasi non-perang sebesar waktu itu,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Naggroe Aceh Darusaalam menyerahkan penghargaan Meukuta Alam kepada 35 negara donor yang ikut membantu Aceh bangkit dari keterpurukan. (KBRN "Sgd/Esty/HF" / Mj)
[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Gubernur Aceh Usulkan 26 Desember Dijadikan Hari Kepedulian Internasional


Banda Aceh :  Hari ini, Jumat 26 Desember 2014, warga Aceh dan dunia internasional memperingati 10 tahun bencana gempa dan tsunami. Acara puncak dipusatkan  di Lapangan Blang Padang,Kota Banda Aceh.   Acara dimulai dengan pemutaran film dokumenter mengenai dahsyatnya tsunami yang telah melumat dan memporakporandakan sebagian wilayah Aceh. Isak tangis pun pecah di sela-sela pemutaran film itu.  

Gubernur Provinsi Naggroe Aceh Darussalam, Zaini Abdullah mengatakan, mengenang kembali peristiwa 10 tahun silam kala gempa dan tsunami melanda Aceh, bukan berarti mengungkit tragedi yang telah merenggut ratusan ribu nyawa, tetapi justru dengan peringatan tersebut masyarakat dapat mengambil hikmah.  
“Pengalaman tsunami adalah pelajaran yang membawa hikmah. Tidak ada pelajaran yang berharga kecuali 100 ribu nyawa terenggut. Peringatan ini mengevaluasi diri apakah yang kita lakukan untuk membangun Aceh ke depan. Kami bahu-membahu membangun Aceh,” kata Zaini Abdullah, dalam sambutannya, Jumat (26/12/2014).  


Ada tiga hikmah yaitu refleksi, apresiasi dan penyadaran diri. Refleksi adalah daya dorong bahwa Aceh dan wilayah Indonesia lainnya adalah wilayah rawan bencana. Peristiwa tsunami 2004, bukan yang pertama menghantam Aceh. Sebelumnya pada tahun 1907, dengan pusat gempa di Simeulue, tsunami menghantam Aceh.
Peristiwa tsunami di Aceh telah mengejutkan dunia internasional. Solidaritas dunia untuk Aceh terus mengalir, setelah wilayah itu luluh-lantak akibat tsunami. Dengan bantuan dunia, masyarakat Aceh kembali bangkit.   Gubernur Zaini juga mengusulkan agar tanggal 26 Desember ditetapkan sebagai Internasional Care Day.

“Betapa pentingnya solidaritas dari penduduk dunia. Oleh karena itu, momentum tsunami dijadikan sebagai wahana untuk memperkokoh persaudaraan. Kami mengajak seluruh dunia memperkuat solidaritas dan menjadikan 26 Desember sebagai kampanye Internasional Care Day atau Hari Kepedulian Internasional,” usulnya.  

Pada kesempatan itu, Pemerintah Indonesia memberikan penghargaan kepada donatur internasional atas kepeduliannya membantu dan membangun Aceh pasca tsunami. Bencana tsunami selain telah menumbuhkan solidaritas masyarakat Indonesia dan dunia, juga mengakhiri konflik di Aceh yang telah berlangsung lebih dari 30 tahun.

Peringatan 10 tahun bencana gempa dan tsunami dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla serta perwakilan negara sahabat.  (Sgd/KBRN/Mj)

[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Hujan Deras, Badan Jalan Amblas di Sabang

Sabang : Curah Hujan yang cukup tinggi tidak saja mengakibatkan sejumlah Kawasan di Sabang dilanda Banjir, bahkan ruas jalan di Kawasan Gampong Ujung Kareung Amblas sekitar 3 meter ke bawah. 

Badan jalan yang merupakan turunan tesebut selama ini di lalui pengunjung untuk menuju ke kawasana Anoi Itam terutama lokasi Wisata Benteng dan Pantai. Salah seorang warga Ujung Kareng Abdullah Makam menuturkan jalan ini amblas sekitar pukul 3 malam. Menurutnya ia sedang membuang sampah dan melihat jalan sudah amblas dan tidak terdengan suara apapun. 

"Kejadiannya sekitar pukul 3 semalam, tidak ada suara apapun, ketika saya keluar rumah, saya lihat jalan sudah turun," ungkapnya saat ditemui di lokasi Kamis (25/12/2014) 

Sampai berita ini di turunkan jalan yang diduga tergerus air tersebut belum ditangani pihak terkait, namun ruas jalan menuju lokasi telah ditutup  aparat Keamanan setempat. Petugas Babinsa Koramil 01 Balohan Serma effendi mengungkapkan diduga tanah di dasar jalan amblas dikarenakan tergerus resapan air akibat curah hujan yang tinggi malam tadi.

"Ini sepertinya ada penggerusan mungkin ada mata air dibawah, jadi saat hujan turun tanah di bawa ke laut jadi tanah amblas karena tidak sanggup menopang" katanya. sementara ini ungkap Efendi masyarakat harus memutar sepanjang sekitar 3 kilo meter. 

Sejauh ini kata Efendi tidak ada korban jiwa, namun jalan dialihkan. Ditambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait namun karena kerusakan cukup total jalan yang amblas belum ditangani. 

Pantauan RRI dua buah Makam Ulama dan tanggul penahan longsor di kawasan tersebut turut rusak, juga beberapa batang pohon di sekitar tanah yang berbukit turut amblas sementara di persimpangan turunan jalan elak kawasan Ujung Kareung sudah ditutup. sejumlah warga juga tampak  menyaksikan jalan amblas tersebut. (Mahfud/KBRN/Mj)

[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Cuaca Buruk, PLN Sabang Kontinyu Awasi Jaringan

Sabang : Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Sabang terus melakukan Monitoring jaringan saat cuaca buruk seperti sekarang ini. 

Sejumlah kawasan ditetapkan sebagai kawasan rawan gangguan saat cuaca buruk, terus dilakukan pengawasan. Tumbangnya sejumlah pohon dan lambaian dahan pohon sering berakibat pada pemadaman. 

Supervisor Tekhnik Distribusi PLN Rayon Sabang Eko Rahmat menjelaskan kepada RRI pihaknya terus melakukan upaya perbaikan dan pemeliharan terkait cuaca buruk, saat ini selain monitoring selama seminggu ini PLN juga telah melakukan pemasangan kabel jaringan (Up rating) di sejumlah kawasan yang mengakibatkan pemadaman bergilir.

"Kita terus lakukan perbaikan dan pemeliharaan, tim kita terus memantau dan investigasi di lapangan terkait cuaca ekstrem, sekarang ini memang sudah terjadi pemadaman terkait up rating pekerjaan kabel, tapi dua hari ini sudah selesai," ungkapnya, Kamis (25/12/2014).

Ditambahkan Eko sejumlah kawasan rawan saat Hujan deras semisal paya seunara dan sekitarnya. Selain itu letak geografis Sabang juga turut andil pada pelayanan listrik ke konsumen yang berdampak pada pemadaman berkali-kali diakibatkan terjadinya angin kencang.

"Rawannya paya seunara ke atas, iboih , ke berawang juga parah, cuaca ekstrem ini kita terus lakukan pembenahan, manajemen juga meminta maaf apabila terjadi pemadaman akibat cuaca sepeti ini,"  pintanya.

Eko menjelaskan pihaknya tetap berupaya untuk terus mendistribusikan listrik ke konsumen. Selain itu pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat Sabang apabila terjadi pemadaman secara tiba-tiba, dikarenakan cuaca seperti sekarang ini. Masayrakat juga dihimbau apabila terjadi gangguan listrik akibat cuaca buruk dapat menghubungi call center di 0651 123.  (Mahfud/KBRN/Mj)



[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Akibat Longsor, Jalan Menuju Objek Wisata Sabang Tertutup Material Tanah Dan Batu Besar

Alat Berat Sedang Mengevakuasi Matrial Lonsor
Foto : Awi 
SABANG : Curah hujan yang cukup tinggi melanda kawasan Sabang mengakibatkan sebagian jalan menuju objek wisata tertutup material tanah dan batu besar termaksud jalan cot murong yang telah menjadi langganan longsor setiap kali hujan lebat (Selasa, 23/12/2014). Bukan hanya itu, pohon- pohon besar pun ikut roboh terseret air serta beberapa rumah warga yang berada di kawasan rendah dialiri bahkan digenangi air dan ada sebagian atap rumah warga yang terangkat oleh angin.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Sabang Zakaria Albahri kepada RRI mengungkapkan mengatasi keadaan tersebut pihaknya bersama pihak terkait mulai dari sore kemarin sudah turun ke lokasi kejadian dan berhasil membersihkan badan jalan dengan menggunakan alat berat milik dinas Pekerjaan Umum.

“kita telah melakukan monitoring di lapangan, dan kita telah berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum, mereka sudah siap dengan segala peralatannya, mudah-mudahan sudah dapat dilewati”. Katanya.

Sementara itu salah seorang relawan gabungan dari SAR Sabang Herry Naldi yang dijumpai RRI di lokasi kejadian menjelaskan pada sore itu pihaknya telah selesai mengevakuasi material longsor namun pada malam harinya longsor kembali terjadi.

“setelah sore kita evakuasi matrial longsor, dan kemudian  malamnya tepat setelah shalat isya ada laporan lagi bahwa ada lonsor susulan, dengan secepatnya kita ke lokasi lagi untuk mengevakuasi lagi longsor tersebut, ternyata pohhon yang sebelumnya kita khawatirkan ternyata tumbang”. Ungkapnya.

Herry yang juga anggota dari Indonesia Offroad Federation Sabang itu menghimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan mengingat malam tadi air gunung yang turun kejalan cukup deras” . 

Sementara itu menurut pantauan RRI di lokasi kejadian relawan gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas PU, DISHUB, SAR dan RAPI Sabang malam tadi juga berusaha memindahkan pohon besar  yang menutupi badan jalan bahkan demi tugas kemanusiaan satu unit mobil mewah bernomor polisi BL 26 TN  milik salah seorang relawan dan mobil patroli Polisi Syariat pun ikut serta dalam evakuasi tersebut dan hingga kini alat berat milik dinas pekerjaan umum masih disiagakan di area lokasi rawan bencana longsor itu. (Razie/Mj)
[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

UPTD Pelabuhan Penyeberangan Kota Sabang Antisipasi Penjualan Tiket Liar

Sejumlah penumpang sedang mengantri tiket di pelabuhan
Balohan Sabang
Foto : herisabang.blogspot.com
RRI SABANG : Sudah menjadi kebiasaan saat bertumpuknya Penumpang di Pelabuhan seperti sekarang ini sejumlah pihak memanfaatkannya dengan merugikan orang lain. Penjualan tiket diluar Loket marak terjadi bahkan dengan harga berkali lipat. Persoalan ini memang merugikan penumpang ,namun tiap tahun kejadian berulang. Perlu adanya sejumlah kebijakan agar citra Pulau Weh sebagai destinasi Wisata tak buruk. Pihak UPTD setempat bukan mengakui adanya beberapa Pihak yang memanfaatkan padatnya kunjungan wisatawan akhir tahun seperti ini untuk mengambil keuntungan pribadi.

Hal itu diakui Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Balohan Sabang Mawardi STr. Ia menyebutkan sebenarnya hanya segelintir oknum yang melakukan tindakan tidak terpuji tersebut dengan memanfaatkan keterdesakan penumpang akan tiket, namun yang lainnya lebih kepada menawarkan jasa antrian tiket dengan imbalan lelah, dan mereka ini merupakan buruh Pelabuhan yang bekerja sambilan.

“jadi mereka menawarkan jasa untuk membeli tiket kepada calon penumpang agar tanpa harus antri panjang, mereka juga tidak menetapkan tarif brapa dan kemudian calon penumpang membrikan imbalan berupa uang tips” . Jelasnya.

Dilain pihak Mawardi mengungkapkan pihaknya juga selalu menghimbau agar para penumpang membeli pada loket resmi, karena akan beresiko identitas penumpang tidak tercatat. Selain itu UPTD balohan terus berkoordinasi dengan Keamanan setempat agar tidak terjadi hal yang merugikan Penumpang, termasuk praktek calo.
Hal lain yang dilakukan adalah dengan pembatasan jumlah pembelian tiket rombongan tidak melebihi 5 orang untuk seorang pengantri, bila lebih harus melaporkan terlebih dahulu ke Pimpinan UPTD.

“kalau diloket sudah kita himbau kepada petugas untuk membatsi setiap pembelian rombongan, minimal 1 orang bisa membli 5 tiket, kalau lebih dari itu harus melapor ke pihak UPTD, nanti akan di kroscek apa bila betul - betul rombongan seperti anak sekolah, kuliah maka akan kita bantu, ini untuk menghindari praktek calo”. Tambahnya.

Ia menambahkan himbauan agar penumpang memebeli tiket di loket resmi juga sudah dilakukan lewat spanduk-spanduk di beberapa sudut Pelabuhan. (Mahfud/Mj)
[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Cuaca Esktrem, Kunjungan ke Sabang Tetap Meningkat

Sampai seminggu kedepan diperkirakan cuaca ekstrem di perairan Sabang, akan terus berlangsung. Hal ini mengakibatkan terganggunya jadwal rutin pelayaran baik dari Balohan ke Ule lheu dan sebaliknya. 
Beberapa hari ini pihak Pelabuhan Balohan Sabang hanya melayani 1 kali trip untuk kapal feri BRR, sementara untuk Kapal Cepat bila gelombang mencapai 3 meter dipastikan tidak akan berlayar. 

Demikian dikatakan KepalaUPTD Pelabuhan Penyeberangan Balohan Sabang Mawardi, Selasa (23/12/2014). Ditambahkannya, kondisi ini selain mengakibatkan sejumlah jadwal pelayaran di Balohan menjadi terganggu,  juga berakibat penumpukan kendaraan di Pelabuhan Balohan Sabang. 

"Kalau 2 sampai 3 meter (gelombangnya) itu kapal cepat dipastikan tidak bisa berlayar, sedang kapal lambat itu satu trip bisa berlayar," ungkapnya saat ditemui Radio Republik Indonesia, Selasa (23/12/2014). 
"Sedangkan untuk kendaraan yang tertahan kebanyakan kendaraan pribadi, sementara truk tidak terlalu banyak karena sudah memiliki kuota angkut 6 truk sekali angkut."

Sekalipun demikian, sebut Mawardi, jumlah kunjungan jelang akhir tahun ini tetap meningkat sekitar 20 persen dari waktu Normal sekitar 1500 sampai 2000 penumpang. Hal ini biasa terjadi jelang Tahun Baru, dimana banyak Wisatawan Lokal asal  Sumatera yang menikmati tahun barunya di Sabang. 
"Kita lihat memang dalam beberapa hari ini ada peningkatan 20 persen baik dari Sabang ke Banda Aceh dan sebaliknya, " tambahnya.

Namun demikian, Mahardi berharap para pengunjung ke Sabang perlu mewaspadai cuaca yang kurang bersahabat seperti sekarang ini, dan sebaiknya tidak membawa kendaraan, terutama kendaraan roda empat, dikarenakan areal parkir yang relative sempit dan kapasitas Kapal yang terbatas. 
Untuk transportasi, katanya, di Sabang masih tertanggulangi dengan kendaraan umum yang tersedia. 

"Apabila juga tak tertampung, Pemeritah Kota juga akan menyediakan Bus-bus penumpang seperti tahun-tahun lalu," pungkasnya. (Mahfud/KBRN/Mj)


[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

GeRAK Aceh: Kinerja BPKS “Rawan” Praktek Korupsi

Banda Aceh : Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Propinsi Aceh belum mampu mewujudkan kinerja yang baik sesuai dengan harapan dan keinginan publik.

Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK Aceh) Askhalani, di Banda Aceh, Minggu (21/12/2014) mengatakan, berdasarkan hasil analisa terhadap kinerja pada tahun 2013-2014, ditemukan beberapa hal kinerja BPKS dan diyakini rawan terhadap praktek tindak pidana korupsi.

Padahal menurut Askhalani, harapan dan exspektasi publik untuk mewujudkan BPKS yang baik, transparan dan akuntabel dalam mengelola anggaran sangat besar, tetapi hingga akhir tahun 2014 harapan tersebut tidak mampu diwujudkan, yang menurut GeRAK dikarenakan kinerja dan menejerial BPKS yang masih terkooptasi dengan praktek tindak pidana korupsi.

Pergantian kepengurusan BPKS sejak tahun 2012 yang diduga menjadi penyebab kinerja lembaga ini semakin terpuruk.

Hal ini terlihat dari proses pelaksanaan pembangunan dan manejerial lembaga BPKS, juga diduga terjadi berbagai potensi pelanggaran tindak pidana korupsi, mulai dari potensi korupsi pelaksanaan pembangunan, pembebasan lahan dan yang paling tragis adalah dugaan nepotisme pengangkatan kepala dan deputi serta karyawan di BPKS tahun 2013 dan 2014. 

Ditambahkan Koordinator Gerakan Anti Korupsi (GeRAK Aceh) Askhalani, meskipun sebelumnya sudah diketahui bahwa KPK telah menetapkan empat tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi pelaksanaan kinerja BPKS tahun 2006-2010, terkait korupsi pada pelaksanaan pembagunan dermaga CT-3 yang melibatkan mantan kepala, deputi dan perusahaan (kontraktor), namun persoalan itu belum menjadi faktor efek jera dalam pelaksanaan kinerja BPKS.

Hasil analisis GeRAK Aceh  menemukan beberapa hal yang dianggap dapat berpotensi dugaan tindak pidana korupsi dalam pelaksanaanya diantaranya, realisasi sarapan anggaran yang rendah dan dugaan potensi selisih atas laporan realisasi keuangan.

Salah satu contohnya dilihat dari data DIPA APBN untuk BPKS dianggarkan anggaran sebesar Rp359,6 Miliar lebih  alokasi anggaran diperuntukan untuk pelaksanaan kegiatan tahun 2013 yang diperuntukan untuk  enam paket, namun yang terealisasi  sebesar Rp230,4 Miliar lebih, pungkas Askhalani. (Ridwan/KBRN/Mj)



[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

Semarak Pagelaran Budaya RRI Tahun 2014 Berlansung sukses, Meski dalam Kondisi Hujan Lebat

RRI SABANG : Menjaga serta melestarikan budaya Aceh di kota Sabang, RRI Sabang kembali mengadakan pegelaran budaya yang dipusatkan di lapangan playgroun kota sabang.
Meski dalam kondisi hujan yang cukup deras pada malam itu kegiatan yang bertema “ Bersama RRI Kita Wujudkan Kota Sabang Sebagai Kota Yang Menjunjung Tinggi Nilai Budaya Warisan Endatu” itu juga turut dimeriahkan oleh Meurandeh band, artis cilik Atalia Trifena dan Sanggar tari SD Pertiwi serta Sanggar tari Al- Hijrah tetap berjalan sukses meskipun mengalami keterlambatan selama setengah jam.

Koordinator RRI Sabang Drs. Mirzan Yusuf dalam sambutannya mengajak warga sabang untuk mensinergikan budaya dengan agama karena menurutnya, budaya merupakan pengikat antar warga dan agama yang meluruskan.

“budayalah yang mengikatkan, agamalah yang meluruskan kita semoga budaya tetap jaya dan  agama tetap terjaga,terpelihara untuk kita semua”. Tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Walikota Sabang dalam sambutannya yang disampaikan Staf ahli walikota sabang bidang SDM dan keistimewaan aceh sekertariat daerah kota Sabang Cut Melfiani mengatakan pegelaran budaya ini merupakan suatu perwujudan dalam melestarikan seni budaya.

“pagelaran RRI  tahun 2014 ini akan di pandang merupakan perwujudan kepedulian melestarikan seni budaya untuk memelihara dan membangkitkan semangat berkarya juga untuk meningkatkan harkat dan martabat seni budaya dalam upaya pengembangan apresiasi seni di Aceh pada umumnya dan kota Sabang pada khususnya” . Sambutnya.
Menurutnya seni merupakan suatu yang wajib dilestarikan dan dijaga terlebih di era globalisasi yang mana seni seolah terpinggirkan hingga hampir punah.

Sementara itu dalam suasana hujan lebat dan sebagian lapangan digenangi air, Kepala Bagian keistimewaan Aceh sekertariat daerah Kota Sabang, tamu undangan serta fans setia RRI beserta warga sekitar menyempatkan diri hadir dalam kegiatan tersebut. (Razie/Mj)



[ Read More ]

Posted by RRISABANG 0 komentar»

    Request dan Interaksi

    Hai, mau request, kirim salam, kirim puisi, interaksi "hubungi kami di 0652 3324888 / 0823 6556 9474 atau via sms di 0823 6556 9464

    Ikuti dan Dengarkan selalu

    "Hello Sabang"(program bahasa Inggris, setiap hari minngu Pkl. 09.00 - 10 Wib dan "Album Aneuk Naggroe" (program Bahasa Aceh) selasa s.d kamis dan minggu Pkl. 17.00 - 18.00 Wib

    Daftar Crew Sabang

    Hadi Budhi Santoso (Reporter), Razie Arda (Reporter), Mahfud Taheer (Reporter),Jefry A.(Broadcaster), Diah N (Broadcaster), Yana Bahri (Broadcaster),Iren (Broadcaster),, Nadia Ruslan (Broadcaster), Juli Ani (broadcaster), Munjir permana(Technical Support), M.Khoerudin (Umum), verry triyadi (broadcaster/Technical Support), Gunawan (broadcaster)